skip to content

Prinsip Tabur Tuai dalam Investasi

Nggak cuma dalam investasi sih. Tapi berlaku untuk kerjaan sampingan apapun

Pernah kan ya mendengar ungkapan ini: Siapa yang menanam, dia akan menuai. Jadi, ketika kita berinvestasi pada aset apapun, maka kita akan mendapatkan hasilnya.

Sebenarnya sih ini berlaku bukan cuma di saham aja sih. Tapi, lebih luas lagi. Mungkin, di sini akan aku buat perinciannya.

Crypto

Crypto ini pertumbuhannya sangat luar biasa. Dengan crypto, seseorang bisa kaya mendadak, tapi bisa miskin mendadak juga. Jadi, peningkatan dan penurunannya itu nggak ada regulasi yang mengatur. Beda sama saham yang peningkatannya itu nggak boleh lebih dari 23% dalam satu hari dan penurunannya itu nggak boleh kurang dari 7% dalam satu hari.

Nah sekarang, cara “tabur tuai”-nya itu ada dalam dua bentuk:

  • Menabur dalam perbedaan waktu
  • Menabur dengan membeli coin yang berbeda

Kenapa harus ditabur, nggak dikumpulkan di satu tempat aja?

Itu karena yng namanya crypto kan bisa bertambah, bisa berkurang. Kalau dikumpulkan di satu tempat, kalau pas untung sih enak. Yang nggak enaknya itu kalau pas lagi minus.

Terus, apa yang dimaksud dengan menabur di waktu yang berbeda?

Ini namanya adalah Cost Dollar Averaging (CDA). Jadi, kan perbedaan untung dan rugi itu berdasarkan perbedaan waktu. Jadi, misal hari ini kita beli Bitcoin, ternyata besok rugi. Lalu, besok beli Bitcoin, ternyata besoknya itu untung. Nah, jadi dia ada interval belinya. Bisa setiap hari, setiap pekan, maupun setiap tahun. Jadi, kita nggak terlalu terpengaruh dengan naik-turunnya nilai crypto, yang penting itu tetap nabung rutin.

Katanya sih fitur ini ada di Luno. Nama fiturnya itu “repeat buy”. Tapi, karena aku belum diverifikasi pendaftarannya (KYC), jadi, aku belum bisa menceritakan fitur ini yang ada di Luno.

Aplikasi Android (dan Blog)

Ada salah seorang developer bertanya di grup Admob di Facebook, “Gimana caranya dapat 500.000 per hari dari Admob sedangkan setiap hari itu cuma dapat 1.000?” Di situ, ada yang memberi jawaban cerdas, yaitu “buat aja 500 aplikasi”. Ya bener sih. Untuk mendapatkan banyak keuntungan dari Admob, tinggal kita perbanyak aja aplikasinya.

Soalnya kan kita nggak tau, aplikasi mana aja yang bernilai tinggi, dan mana pula yang nilainya rendah. Jadi ya buat aplikasi aja yang banyak.

Terus, buatnya susah dong?

Ya nggak sih. Pakai aja Andro. Dengan Andro, kita bisa membuat aplikasi Android dengan cepat, yang penting siapkan aja satu folder yang berisi dengan file-file HTML berupa web app.

Blog gitu juga. Buat tulisan yang banyak.

Intinya sih nabung terus aja. Jangan dilihatin saldonya tiap hari.