skip to content

Islam Itu Sebenarnya Sangat Sederhana

Mengapa kita senantiasa menganggapnya susah?

Kenapa sih kita selalu menganggap Islam itu susah, sehingga kita menjadi fobia dengan agama kita sendiri?

Kenapa sih kita anti banget jika diajak diskusi tentang Islam?

Kenapa sih kita merasa bahwa Islam itu yang penting sudah syahadat, habis tu tinggal masuk surga?

Kenapa kita nggak berusaha mendalami agama kita ini?

Kenapa sih kita nggak semangat memperjuangkan agama ini?

Kenapa kita lebih mementingkan mengejar harta, dibandingkan dengan memperjuangkan Islam?

Sebenarnya ada banyak hal, banyak faktor sih yang membuat kita ini seakan anti dengan agama kita ini, dan semuanya itu sih dikarenakan oleh pengikutnya bukan karena ajaran Islam-nya. Kita malah nggak pernah dan jarang banget mempelajari Islam yang sebenarnya itu seperti apa, dikarenakan pengikutnya atau orang yang menjalani Islam itu nggak gue banget. Entah itu karena mereka terlalu fanatik, kolot, primitif, dan lain hal-nya.

Aku bukan bermaksud menjelekkan pemeluk agama Islam ya. Tapi, gitu kan yang ada di pikiranmu?

Jadi, sebenarnya Islam itu apa sih? Kenapa kok aku sampai “berani” mengatakan bahwa Islam itu sederhana?

Mari kita berangkat dari hadits berikut:

وَعنْ أَبي هُرَيرَة ، أَنَّ أَعرابِيًّا أَتى النَّبِيَّ ﷺ فَقَال: يَا رَسُول اللَّهِ دُلَّني عَلَى عمَل إِذا عمِلْتُهُ، دخَلْتُ الجنَّةَ. قَالَ: تَعْبُدُ اللَّه وَلاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا، وَتُقِيمُ الصَّلاةَ، وَتُؤْتِي الزَّكاَة المَفْرُوضَةَ، وَتَصُومُ رَمَضَانَ قَالَ: وَالذي نَفْسِي بِيَدِهِ، لا أَزيدُ عَلى هَذَا. فَلَمَّا وَلَّى، قالَ النَّبِيُّ ﷺ: مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَنْظُرَ إِلى رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ الجَنَّةِ فَلْيَنْظُرْ إِلى هَذَا مُتفقٌ عَلَيْهِ.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa seorang Arab badui datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata: “Wahai Rasulullah, tunjukkanlah padaku amal yang jika aku amalkan, maka aku akan masuk surga.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Kamu menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, dan kamu menjalankan shalat, dan kamu memberi zakat yang wajib, dan kamu berpuasa di bulan Ramadhan.” Rasul kemudian bersabda: “Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, aku tidak akan menambahkan lebih dari ini” Maka, ketika orang badui itu pergi, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang ingin melihat seorang pria dari orang-orang yang masuk surga, maka hendaklah ia melihat orang ini.” (Muttafaqun alaihi)

Kalau mau melihat penjelasannya lebih rinci, bisa membuka websitenya Syaikh Bin Baz

Dari hadits di atas, kita bisa melihat bahwa Islam itu sederhana. Islam itu hanya berupa 5 hal, yaitu: menyembah Allah, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, menjalankan shalat, memberi zakat, dan berpuasa di bulan Ramadhan. Udah itu aja. Simpelnya itu ya rukun Islam yang telah kita pelajari sejak TPA atau di SD Islam jika kamu bersekolah di situ. Simpel banget kan? Jadi, Islam itu intinya adalah berawal dari syahadat. Artinya, kamu betul-betul menyerahkan jiwa raga ini hanya untuk Allah:

قل إنا صلاتي ونسكي ومحياي ومماتي لله رب العالمين

Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, puasaku, hidupku dan matiku adalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam.”

Dan, Islam itu juga berakhir dengan syahadat. Artinya, kamu betul-betul menyerahkan jiwa raga ini hanya untuk Allah:

ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون

Dan janganlah kamu mati melainkan dalam keadaan Islam.

Jadi memang yang paling utama itu adalah ma’rifatullah, mengenal Allah. Dengan mengenal Allah, kita akhirnya akan paham kedudukan kita sesungguhnya yaitu sebagai hamba. Lalu, karena kita ini hamba, kita jadi paham apa aja yang harus kita kerjakan, apa misi kita di kehidupan ini, apa yang akan menanti kita kelak setelah meninggalkan dunia ini. Dan lain sebagainya.